assalamualaikum.
Pukul 17:30 WITA
yooooo... heptel-heptel semua. sorry baru nge-post lagi. tulisan ini dibuat pas banget lagi di LOMBOK ISLAND. Bukan apa-apa sih, cuman mau promosi tempat kelahiran. skip.
Okeeyy.. tulisan ini terinspirasi dari DUA buah berita menakjubkan akhir-akhir ini mengenai HUMANITY.
1. beberapa saat lalu terdengar berita mengejutkan dari tanah agamis PALESTINA dan ISRAEL. kedua negara ini sesungguhnya sudah hampir mendekati kata sepakat berdamai beberapa tahun lalu, namun beberapa kegiatan ilegal dan melanggar perjanjian pun santer terdengar yang memicu kedua belah pihak ini berperang.
Sudah banyak yang menjadi korban, yang paling banyak tentu pihak sipil palestina. anak-anak, wanita bahkan para lansia tertembak dan mati seperti semut yang disiram dengan minyak tanah dan dibakar. berhamburan tanpa adanya rasa kemanusiaan.
sebenernya masalah kedua belah pihak ini dipicu dari aksi penculikan yang dilakukan pihak hamas (kata israel) kemudian israel melancarkan misil tak manusiawi, serangan roket dan katanya akan dilancarkan agresi militer darat. WHERE THE HELL JUSTICE IS???? membicarakan keadilan, adilkah kalau saja yang PIHAK A DIBUNUH 1 DAN MEMBALAS KEMUDIAN PIHAK B YANG MATI ADA 250-an???
israel membicarakan keadilan dan apakah itu adil? israel membicarakan teroris dan siapakah sebenarnya yang teroris? terlepas dari penyebab masalah maka ungkitlah sejarah. so? konspirasi penjajahan memang sulit untuk dijelaskan secara sepihak.
sebenernya simple (pemikiran penulis yang awam) okey kedua belah pihak berhenti perang, gencatan senjata membuat perjanjian dan mengesahkan daerah negara masing-masing, serta diakui serta menjunjung hak kemrdekaan. bukankah semudah itu? sepertinya tidak jika berhadapan dengan politik penguasa.
2. kalian tahu pesawat MH-370 yang hilang? kini merambah ke MH-17. lagi-lagi kasus kemanusiaan di uji dengan sebuah roket yang meledakan pesawat sipil yang mengangkut hampir 297 manusia tidak berdosa. tidak diketahui siapa pelakunya dan siapa yang harus bertanggung jawab.
Kembali dunia dipertontonkan dengan adegan-adegan ironi yang membelalakan mata. namun, jika dicerna apakah ini sebuah pengalihan berita karena pihak israel yang akan melakukan agresi militernya? entahlah konspirasi kembali mencuat. tapi tidak bisakah kita hidup berdampingan tanpa adanya nafsu menguasai, damai tenteram saling menghormati?
NO, YES? make it real. lakukan dengan hal-hal kecil agar semua terbiasa dengan kebaikan sesama. semoga tragedi ini tidak berlanjut dan semoa saja kita mampu melewati ujian yang terbilang berat ini.
Semoga ada manfaatnya. terimakasih
Wassalam
Jumat, 18 Juli 2014
Minggu, 11 Mei 2014
I am NOT "Orang Gila"
Assalamualaikum.
Pukul 07.05 WIB
Yo.. semangat semuanya.. bro sist *sok gaul
Kali ini dalam postingan ini kita bakalan bahas mengenai
ORANG GILA. Kenapa orang gila? Karena orang gila termasuk manusia -..- apaan
sih
Orang gila secara bahasa diartikan sebagai seseorang yang
tidak memiliki kewarasan dalam berpikir, atau memiliki gangguan jiwa/kejiwaan
karena sesuatu penyebab seperti kecelakaan, stress yang berlebihan dan
lain-lain. Di negeri ini, negeriku yang tercinta ini orang gila bisa berwujud
macam-macam. Ada yang diterminal jadi preman sok-sok gitu, terus ada yang gak
berpakaian keliling jalan, dan masih banyak lainnya...
Menariknya tidak hanya mereka yang berpenampilan buruk. Tetapi
orang gila disini juga berpakain rapi, memakai jas dan dasi, berpikiran secara scientific, dan mampu mempengaruhi orang. Walah-walah
siapakah mereka? Ya mereka adalah caleg-caleg gagal dan yang caleg yang
berhasil juga termasuk orang gila.
Mengapa termasuk orang gila? Kalau mereka berpikiran bahwa
kursi itu adalah sebuah investasi dalam meraup laba, maka orang gila mana yang
mau menghabiskan seluruh uangnya dalam investasi yang kemungkinan kemenangannya
hanya 8%. Kursi yang di investasikan hanya 600an dan yang menjadi lawan hampir
ribuuan bahkan ratusanribuan.
Lihat kan? Kalau kalian punya uang apakah kalian akan
memberikan uang kalian hanya untuk kemungkinan kecil kemenangan 8%? GILA. Ya mereka
gila, tidak bida berpikir secara rasional lagi. Hal itu juga diakibatkan oleh
sistem yang mengelola hal tersebut. Tidak bagus.
Itu baru dalam masa awal-awal, belum tahap akhirnya yang menang
dan yang kalah. Yang kalah langsung menjadi stress, mengambil semua hibah yang
diberikan, menghancurkan bangunan yang dihadiahkan untuk meraup suara, duh
duh..
Jadi orang gila gak hanya yang berpenampilan buruk kan? Dinegeri
ini orang gila juga bisa berpakain rapi dan bersih.
BISA JADI JUGA KALIAN TERMASUK ORANG GILA
Keep rasional ya
Wassalam.
Selasa, 01 April 2014
WHAT THE HELL IS LIFE??
Assalamualaikum.
Pukul 12.50 WIB
BRO.. SIS.. nongkrong bentar dulu yuk.. sambil pantengin ini blog gak jelas. ahahah..
Malem-malem kemarin sambil berimajinasi entah mengapa ada pemikiran seperti ini. pemikiran apa itu?? let see.. i think.. what the hell is life? my life...
Life is not only MONOPOLE
yang cuma bisa kaya robot (left-right-left-right)
Hidup itu penuh makna, sepeti PICTURE (potongan gambar)...
gambar-gambar yang kalian lihat, kalian ambil. dan kalian abadikan. kemudian digabungkan menjadi sebuah gulungan ROLL FILM. bisa jadi kisah film itu sedih..romantical..action..adventure..sci-fi..horror..
see? kalian sudah buat film apa dalam hidup? cuma satukah? RUGI..
simple aja.. semakin banyak kalian memiliki GENRE hidup.. semakin kalian MENSYUKURI nikmat-NYA.
JELAJAHI dunia.. lihat kuasa-NYA.. abadikan dalam gambar.. dan buatlah film kehidupan mu..
Ada yang bilang "mumpung masih sendiri,, keliling dunialah.. Lihatlah KARYA TUHAN mu.."
Ketika masih saja diam ditempat.. kalian belum berpindah.. hmm.. FILM apa yang kalian buat? berapa karcis yang terjual jika dimasukan kedalam bioskop? NOTHING. BORING.
kalian mendengar cerita orang-orang itu.. ketika berbicara tentang keindahan gunung HIMALAYA, kemudian orang itu berbicara tentang SAVANA ISLANDIA.. dan lelaki itu berbicara MACETNYA JAKARTA.. bukankah kalian hanya MENDENGAR CERITANYA? bagaimana kalian tahu itu gunung? itu savana? itu kemacetan??
Ketika kendala menghampirimu.. cuma segitu semangat kalian?? banyak jalan menuju GUNUNG MERAPI.. dan kalian hanya memilih lewat jalur bus? segitukah keinginan mu??
Jangan dulu bilang "AKU CINTA INDONESIA" nyatanya kalian masih buang sampah sembarangan. nyatanya masih juga membeli karya bajakan. JANGAN juga bilang "AKU DUTA WISATA INDONESIA" nyatanya kalian belum pernah ke BORNEO. pernah ke BUNAKEN? OMONG KOSONG. kebanyakan memilih untuk menghabiskan dalam ramai penuh sesak (mall). disamping itu seseorang paruh baya mengelilingi NEGERI ini hanya menggunakan vespa. ada juga yang ke PAPUA dengan bermodal NEKAT. CRAZY-MAN.
Faktanya ada yang melihat dunia dengan tulisan, ada yang melihat dunia dengan pengetahuan, ada yang melihat dunia dengan kesenian. kalian melihat dunia dengan apa? MATA. mata kalian melihat apa? DUNIA.. dimana? emh.. globe? peta? jangan DUNIA dulu deh. kalian tahu ada pulau buatan yang memiliki penduduk terpadat di INDONESIA? BUNGIN ISLAND. atau mungkin keunikan pulau lengkuas? di BELITUNG
jika potongan gambar itu hanya pada satu titik, sungguh merugi. tidak ada cerita yang kalian dendangkan saat anakmu berkata "AYAH-BUNDA padang rumput itu berwarna apa? adakah kepik merah disana? gunung kerinci itu tinggi ya yah? laut bunaken itu banyak ikannya?" dan kalian hanya berkata "nak, ayah belum kesana"...
CATATAN ini bukan propaganda, ini hanya keluh kesah semata. BEKERJA sambil BERDAKWAH its great. BELAJAR sambil BERMIMPI its okey. YOU CAN DO IT. bermimpilah setinggi-tingginya. kemudian kalian menabung beli tiket pesawat untuk menggapai mimpi itu. ATAU kalian juga bisa menjadi SCIENTIFIC dan membuat roket agar dapat menggapai mimpi yang tinggi itu.
Pukul 12.50 WIB
BRO.. SIS.. nongkrong bentar dulu yuk.. sambil pantengin ini blog gak jelas. ahahah..
Malem-malem kemarin sambil berimajinasi entah mengapa ada pemikiran seperti ini. pemikiran apa itu?? let see.. i think.. what the hell is life? my life...
Life is not only MONOPOLE
yang cuma bisa kaya robot (left-right-left-right)
Hidup itu penuh makna, sepeti PICTURE (potongan gambar)...
gambar-gambar yang kalian lihat, kalian ambil. dan kalian abadikan. kemudian digabungkan menjadi sebuah gulungan ROLL FILM. bisa jadi kisah film itu sedih..romantical..action..adventure..sci-fi..horror..
see? kalian sudah buat film apa dalam hidup? cuma satukah? RUGI..
simple aja.. semakin banyak kalian memiliki GENRE hidup.. semakin kalian MENSYUKURI nikmat-NYA.
JELAJAHI dunia.. lihat kuasa-NYA.. abadikan dalam gambar.. dan buatlah film kehidupan mu..
Ada yang bilang "mumpung masih sendiri,, keliling dunialah.. Lihatlah KARYA TUHAN mu.."
Ketika masih saja diam ditempat.. kalian belum berpindah.. hmm.. FILM apa yang kalian buat? berapa karcis yang terjual jika dimasukan kedalam bioskop? NOTHING. BORING.
kalian mendengar cerita orang-orang itu.. ketika berbicara tentang keindahan gunung HIMALAYA, kemudian orang itu berbicara tentang SAVANA ISLANDIA.. dan lelaki itu berbicara MACETNYA JAKARTA.. bukankah kalian hanya MENDENGAR CERITANYA? bagaimana kalian tahu itu gunung? itu savana? itu kemacetan??
Ketika kendala menghampirimu.. cuma segitu semangat kalian?? banyak jalan menuju GUNUNG MERAPI.. dan kalian hanya memilih lewat jalur bus? segitukah keinginan mu??
Jangan dulu bilang "AKU CINTA INDONESIA" nyatanya kalian masih buang sampah sembarangan. nyatanya masih juga membeli karya bajakan. JANGAN juga bilang "AKU DUTA WISATA INDONESIA" nyatanya kalian belum pernah ke BORNEO. pernah ke BUNAKEN? OMONG KOSONG. kebanyakan memilih untuk menghabiskan dalam ramai penuh sesak (mall). disamping itu seseorang paruh baya mengelilingi NEGERI ini hanya menggunakan vespa. ada juga yang ke PAPUA dengan bermodal NEKAT. CRAZY-MAN.
Faktanya ada yang melihat dunia dengan tulisan, ada yang melihat dunia dengan pengetahuan, ada yang melihat dunia dengan kesenian. kalian melihat dunia dengan apa? MATA. mata kalian melihat apa? DUNIA.. dimana? emh.. globe? peta? jangan DUNIA dulu deh. kalian tahu ada pulau buatan yang memiliki penduduk terpadat di INDONESIA? BUNGIN ISLAND. atau mungkin keunikan pulau lengkuas? di BELITUNG
jika potongan gambar itu hanya pada satu titik, sungguh merugi. tidak ada cerita yang kalian dendangkan saat anakmu berkata "AYAH-BUNDA padang rumput itu berwarna apa? adakah kepik merah disana? gunung kerinci itu tinggi ya yah? laut bunaken itu banyak ikannya?" dan kalian hanya berkata "nak, ayah belum kesana"...
CATATAN ini bukan propaganda, ini hanya keluh kesah semata. BEKERJA sambil BERDAKWAH its great. BELAJAR sambil BERMIMPI its okey. YOU CAN DO IT. bermimpilah setinggi-tingginya. kemudian kalian menabung beli tiket pesawat untuk menggapai mimpi itu. ATAU kalian juga bisa menjadi SCIENTIFIC dan membuat roket agar dapat menggapai mimpi yang tinggi itu.
Savana-Islandia
Himalaya-mountainLIHAT-AMBIL GAMBAR-ABADIKAN-GABUNGKAN-BUAT FILM-PERLIHATKAN-CERITAKAN.
DUNIA MEREFERENSIKAN. CINTAI INDONESIA DENGAN TINDAKAN. disitulah baru terasa nikmat-NYA.
MAKE THE CHOICE.. life with travelling? or life with nothing?
-Imam Saputra (Bandung, 02 maret 2014)
(kepingan artikel edisi-??)
Semoga dapat pencerahan. AMIN.
Wassalam.
Sabtu, 01 Maret 2014
Just a Poem
Assalamualaikum.
Pukul 21.12 WIB
Yoooo,, malam-malam gini malah iseng-iseng nulis puisi. Yah
walaupun mendadak seenggaknya lumayanlah buat menginspirasi kita semua. AMIN
Puisi ini dibuat saat melihat fenomana dan semua
gejala-gejala sosial yang terjadi di INDONESIA. Sebagai pemuda, sebagai rakyat,
inilah puisi hati....
INDONESIA
Dimana penjabat bisa menjadi penjahat..
Ketika Korupsi, dibagi-bagi
Saat yang benar, merupakan yang salah
Dan kekuatan untuk memperkuat kehormatan
INDONESIA
Ketika Korupsi, dibagi-bagi
Saat yang benar, merupakan yang salah
Dan kekuatan untuk memperkuat kehormatan
INDONESIA
Dimana pemudanya, menjadi
ujung tombak
Ketika yang tua, tidak mau turun
Jangankan turun, menoleh pun tidak
Dan saat itulah semua saling menyalahkan
INDONESIA
Ketika pemudanya, mudah percaya isu
Ketika pemudanya kuat, peluang pun tak dapat
Saat pemudanya rapuh, yang tua pun tersenyum sinis
Dan pemuda, mulai hancur luluh
INDONESIA
Ketika perbedaan menjadi masalah
Hingga persamaan, menjadi anarki
Dimana Tuhan, dimana uang
Dan disitulah sang tua menyembah
Ketika yang tua, tidak mau turun
Jangankan turun, menoleh pun tidak
Dan saat itulah semua saling menyalahkan
INDONESIA
Ketika pemudanya, mudah percaya isu
Ketika pemudanya kuat, peluang pun tak dapat
Saat pemudanya rapuh, yang tua pun tersenyum sinis
Dan pemuda, mulai hancur luluh
INDONESIA
Ketika perbedaan menjadi masalah
Hingga persamaan, menjadi anarki
Dimana Tuhan, dimana uang
Dan disitulah sang tua menyembah
INDONESIA
Berjuta budaya, berjuta rasa
Satu tujuan, berbeda pikiran
Namun, si besar selalu
memaksakan si kecil
Dan saat ada perselisihan,
darah pun menjadi biasa
INDONESIA
Saat sang zamrud merenggut
khatulistiwa
Saat cahaya menyinari gunung
disana
Dimana aku melihat laut, aku
melihat langit
Dan pasir putih menari di
kakiku
INDONESIA
Dimana hijaunya sawah membentang
luas
Melihat keluarga tani,
bekerja untuk negeri
Begitu juga nelayan ku, sang
penjelajah samudera
Dan itulah keunikan negeriku
INDONESIA
Saat aku menulis, aku bermimpi
Dimana aku berjuang, aku berkhayal
Percaya negeri, dan juga pemimpin
Dan arogansi darah merah memanas jua
INDONESIA
Dimana tempatku lahir, disitu tempat ku mencaci
Ketika negeri sebrang kujadikan impian
Namun, hatiku sumpah merah putih
Jiwa mudaku, untuk mu Indonesia
Bagaimana? Hehe semoga bermanfaat yah
Wassalam.
Sabtu, 22 Februari 2014
Cerpen "The Dairy"
Assalamualaikum..
Pukul 09.22 WIB
Yooo.. sudah ada dua nih
posting-an cerpen, nah kali ini penulis mau posting lagi. Semoga aja kalian
terus menikmati semua cerpen-cerpennya. Keep visiting, keep reading, and try to
write something guys..
Langsung aja deh. Cekidot
The Dairy ( Buku Harian )
“
Teeeeeeeettt…Teeeeeeeeet” suara bel yang berbunyi nyaring mengeluarkan nadanya
hingga kepelosok kelas. Tanda bel itu adalah tanda kebahagiaan bagi murid yang
sedang belajar. Tanda untuk berakhirnya jam pelajaran, dan beralih ke fase
istirahat sejenak. Ya itulah bel tanda istarahat. Di antara suara keributan
itu, terdengarlah suara yang melengking itu, dia adalah..
“laang,
gilang” suara teman ku yang memanggil namaku dengan nada kerasnya. Aku adalah
gilang, Gilang Pratama. Aku anak ke 2 dari dua bersaudara. Kakakku seorang
desainer baju bernama Maya. Sekarang ia bekerja di Jakarta, meninggalkan rumah
kami sekeluarga untuk tinggal bersama suaminya. Suara yang memanggil namaku
tadi adalah Tyo. Tyo adalah sahabatku yang paling dekat, mungkin bisa dikatakan
sebagai saudara juga. Aku berteman dengannya semenjak aku di taman kanak-kanak.
Rumahnya gak terlalu jauh dari rumahku, hanya beda blok saja. Ia di blok C,
sedangkan aku di blok B. sekarang kami berdua satu sekolah di SMA 44 daerah
BARU, sekelas, dan teman sebangku pula. Ini bukanlah keajaiban, namun ini
sebuah rencana yang kami susun sejak SD dulu.
“
yooy, apaan yo’? lagi ngerjain tugas ni.” Kataku sambil mengerjakan tugas yang tadi
diberikan oleh ibu guru. Di sekolah kami, yang namanya tugas adalah sesuatu
yang wajib dan mutlak di berikan oleh seseorang yang mempunyai kekuasaan penuh
yaitu guru, diberikan kepada makhluk lemah yang tak berdaya yaitu murid. Namun
ini adalah sebuah rantai perjalanan yang harus dihadapi. Jadi, kami selalu
menghadapinya dengan santai, apalagi tyo, dia hampir saja 2 minggu bolos
gara-gara ketagihan main game online. Benar-benar santai.
“
lang, tadi aku pergi ke ekskul teater, aku lihat dia, dia.” Dengan suara
terbata-bata. “ siapa yo’? tunggu dulu,
pasti mila.” Kataku sambil menghentikan tugas yang kukerjakan. “ benar, benar.
Ada dia lang. pliiiiis, bantuin”. Seperti biasa, usrusan cewek pasti aku yang
disuruh. Tyo memang lagi terobsesi sama yang namanya mila. Kebetulan juga si
mila tetangga ku. Jadi aku cukup kenal baik sama dia, sama keluarganya juga. “
iyah, iyah, ayo deh sekarang kesana.” “ eh, eh. Masak sekarang? Belum ada
mental lang.” kata tyo sambil terbata-bata. “ ayolah”. Aku langsung menariknya
keluar kelas. Langsung saja kami berjalan menuju kelas teater. Dalam
perjalanannya, tyo mengomel-ngomel gak jelas tentang dirinya sendiri. Aku gak
mau ambil pusing, yang penting aku bantu dia saja, jadi aku anggep aja dia
adalah MP3 berjalan yang sedang memutar lagu Emin3m.
Sekolah
kami gak terlalu besar, dari kelas kami, sampai ke kelas teater hanya berjarak
satu lantai. Memang sih, di sekolah ini terdapat 2 gedung, yang dua-duanya
berlantai 4. Setelah sesampainya di kelas teater, kaki tyo bergetar hebat.
Akhirnya dengan terpaksa aku sendirian yang mencari mila. Kelas teater adalah
satu-satunya kelas yang ruangannya tertutup. Hal ini di akibatkan kelas yang
terletak paling pojok bangunan. “ mila dimana yah?” kataku bertanya kepada dina
temannya mila. “ mila? Itu tuh, lagi menulis skenario “. Akupun langsung menuju
mila.
“
mila “, “ oh, hay gilang. Ada apa ni, tumben kesini siang-siang.” Katanya
sambil tersenyum manis ala anak remaja. “ ah, gak ada sih. Cuma mau nyampein
salam dari tyo “, “ tyo?” katanya heran. “ iya, tyo kusuma. Temanku.” “ ohh tyo,
iyah yah. Salam balik deh” ucapnya sambil tertawa ringan. Lah? Apa yang harus
kulakukan? Mila sudah bilang salam balik. Kalau aku balik ke tyo, nanti tyo
marah-marah, gara-gara aku Cuma nyampein hal sepele gitu. Sembari aku berkata
dalam hati, mila pun berkata “ lang, bisa ambilin horden di ruang audio gak?”.
Lah? Kenapa naruh horden di ruang itu? Menurut rumor ruang itu gak pernah di
buka sama sekali, karena ruang itu adalah sebuah portal yang menghubungkan
dunia manusia dan jin.
“
beneran ni? “ kata ku sambil menelan ludah. “ ya ialah” ujar mila dengan
tersenyum. Terpaksa aku mengambil horden itu. Letak ruang audio adalah di
belakang panggung teater. Di belakang panggung ternyata banyak orang juga yah.
Kini, ruang audio tepat di depan ku. Ku beranikan diri, dan mulai membuka pintu
itu. Susah. Yah, maklum saja, semenjak sepeninggal bapak murdi penjaga sekolah
ini, ruang ini hamper-hampir gak ada yang menyentuhnya. Mungkin mila takut,
makanya dia menyuruhku. Sialnya lagi aku juga takut. “traak” terbuka. Pintu ini
telah terbuka. Gelap sekali ruangan ini, ku nyalakan saja lampu yang ada di
kamar itu.
Akhirnya
terang juga. Disini banyak benda-benda yang sudah berdebu. Saat aku sedang
mencari, kutemukan sebuah buku harian. Gak tau punya siapa. Namun judulnya terbuat
dari tinta berwarna merah maroon bertuliskan Déjà Vu. Aneh, siapa
pula yang bercerita di buku harian memakai judul. Kubuka saja halaman pertama,
ada tulisan bab 1,ini berarti ada bab-bab selanjutnya. Di halaman pertama,
tergambarkan sesosok anak remaja yang tampan rupawan, memiliki teman dekat, dan
diceritakan pula tentang letak rumahnya. Hemmh, aneh, kataku. Letak rumahnya
hamper mirip dengan letak rumah ku.
Kemudian
kubuka saja bab kedua, hal ini kulakukan karena takut. Sendiri di ruang ini, bertemankan
lampu yang sudah mulai meredupkan dirinya. Bab dua berisikan tentang penemuan
buku ini di ruang teater. Busyet dah, makin merinding bulu kuduk ku. Aku lompat
saja ke halaman selanjutnya. Ini yang paling ku takutkan, di buku itu tertulis dan benar saja, aku segera mengambil buku
itu, kubaca, dan kini kusadari, bahwa itu aku.
Aaaaa, apa ini? Segera ku buang buku harian
itu. Aku langsung berlari keluar ruang audio. Kubuka pintu dan..
“laang,
gilang” suara teman ku yang memanggil namaku itu, bukan lain adalah tyo. Kubuka
lebar mataku. Ini bukan di ruang teater, melainkan, kelasku. “ lang, tadi aku
pergi ke ekskul teater, aku lihat dia, dia.” Dengan suara terbata-bata. Tyo
juga ada disini, berarti semua juga berubah. Ku lihat tyo, apa? Pertanyaannya sama
dengan yang tadi. Gayanya, suaranya, nadanya, hingga waktunya. Mungkinkah ini.
Tiba-tiba saja, Aku langsung menariknya keluar kelas. Langsung saja kami
berjalan menuju kelas teater. Dalam perjalanan kami, seperti yang kuduga, tyo
mengomel-ngomel tentang dirinya. Benar-benar terulang.
Sesampainya
di kelas teater, aku berjalan sendiri seperti yang kulakukan sebelumnya.
Berbicara dengan mila, hingga ia menyuruhku untuk mengambil horden yang ada di
ruang aula. Kemudian aku berjalan menuju ruangan itu dengan perasaan tak enak,
dan aku berpikir, setelah ini yang aku lakukan pasti membuka pintu, menyalakan
lampu, dan yang terakhir menemukan buku harian itu. Benar saja, setelah
menyalakan lampu, aku menemukan buku itu, kemudian aku pgang dan, badanku
bergetar, bulu kuduk ku berdiri. Lari, yah itu yang akan ku lakukan. Aku
langsung membuang buku itu, dan lari keluar ruang itu dan,
“laang,
gilang” suara teman ku yang memanggil namaku dengan nada kerasnya. Ya, dialah
tyo. Sial, terulang lagi. Apa ini? Ada apa sebenarnya? Hal-hal yang tadi
kulakukan terulang kembali. Hingga tepat di ruang itu. Berhadapan dengan buku
harian itu. Aku memberanikan diri untuk mengambilnya. Kubuka perlahan, dari
cover sampai pada halaman 39 bab ketiga. Ku baca, dan tertulis disana “ kemudian ku beranikan diri untuk membacanya,
aku terheran, sepertinya aku pernah mengalami ini. Kemudian aku berlari, aku
sangat takut, ku buang itu. Ku lihat temanku tergantung di atas kelas..” .
apa ? temanku, sial, apa sebenarnya ini. Segera ku berlari keluar pintu dan…
Waktu
itu tak terulang kembali, aku berada tepat di ruang depan ruang audio. Lebih
tepatnya di ruang teater. Namun, tak seberapa lama, ku dengar suara teriakan.
Suara mila. Segera ku berlari menuju suara itu. Kerumunan siswa sudah berkumpul
melihat sesuatu. Bukanlah hal yang menarik, namun mengerikan. Tyo temanku tewas
gantung diri di kelas teater. Kenapa bisa terjadi? Ada apa ini? Apa gara-gara
buku itu? Sial. Temanku tewas di depan mataku. Aku tak tahan melihat ini, aku
gak rela. Maka aku langsung ke ruang audio itu. Ku cari buku harian itu.
Berharap dapat membacanya kembali. Dimana bukunya? Setelah beberapa menit,
akhirnya kutemukan buku itu di atas meja, telah tertata rapi seperti
sebelumnya. Ku ambil dan segera ku baca.
Bab
4, “ ku cari buku itu, akhirnya kutemukan. Aku segera mengambil dan berjalan
keluar ruangan. Kulihat sekolah seluruhnya sepi, bagaikan sekolah kosong yang
baru saja di timpa bencana. “ apaaa? Semua akan menghilang? Ada niatku untuk
beranjak dari ruang itu. Tapi ku ingat tentang kejadian yang baru saja kualami.
Di buku ini tertulis kejadian yang akan datang. Jika aku keluar sekarang, maka
semuanya akan terjadi. Namun, jika aku tinggal di ruang ini, maka apa yang
tertulis di buku ini akan menjadi tulisan kosong saja.
Aku
berpikir keras. Apayang harus kulakukan. Keluar atau membaca kelanjutannya?
Aku
menetapkan untuk tinggal beberapa menit saja unutk mencoba membaca kelanjutan
dari tulisan yang ada di buku harian itu. Bab 5 tertulis,
“kemudian
aku segera kembali dan duduk di ruag ini. Aku menangis. Kemana semua
orang-orang ini. Mereka begitu saja menghilang tanpa jejak. Kemudian aku buku
itu, dan kutulis semua kejadian ini.”
Kosong? Kataku heran. Halaman ini
kemudian kosong? Tersisa coretan yang mengerikan. Gambar-gambar kematian ini,
seperti gambarku saat mengikuti lomba poster film horror yang di adakan di
sekolah ku. Terus saja ku coba untuk mencari-cari sesuatu yang dapat membuatku
tidak ketakutan lagi. Tapi yang kudapat adalah tulisan,
“ aku
frustasi, bingung. Pisau dan golok sudah ada di sampingku. Tergeletak pula
beberapa kepala manusia, tidak lain adalah temanku. Darah bececeran. Siapa
pelakunya? Ku lihat tangan ku penuh darah. Aku? Kemudian aku..”
Kosong. Kosong lagi. Tulisan itu
terhenti. Tepat di akhir halaman buku harian itu. Aku berpikir, apakah
pelakunya penulis itu? Yang membunuh 1 sekolahan dengan tangannya? Siapa
penulis buku itu? Kejadiannya sama seperti kejadian ku, malah apa yang tertulis
di buku ini, menjadi kenyataan. Berarti pembunuh itu..adalah..
Ah tidak mungkin, aku tidak pernah
memegang pisau, ataupun golok. Lagipula di ruang ini hanya aku sendiri. Tidak
ada kawan ataupun orang lain. Hal itu terbantahkan ketika aku menoleh, mampus,
apa itu.. kenapa ada… aku diam kaku. Yang kulihat adalah kepala seseorang yang
tak asing lagi. Mila. Apa? Kepala itu terpajang di dinding ruangan. Penuh
dengan darah. Sial. Apa-apaan ini. Selanjutnya, hal yang paling ku takuti
adalah, pisau di sebelah tangan kananku, dan golok di tangan kiriku. Penuh
dengan noda percikan darah yang sangat kental.
Bukan aku pelakunya, tapi ini tak
terbantahkan lagi. Aku pelakunya? Aku? Seingatku, aku adalah seorang siswa yang
tak sengaja menemukan buku harian bangsat ini. Semua ini terjadi begitu saja.
Dalam hitungan menit. Seluruh sekolah tewas. Aku pasti mengelak dengan semua
ini, bahwa aku bukan pelakunya, tapi percuma.
Aku benar-benar frustasi, bingung,
gila. Mataku melotot tajam kearah pisau ku. Urat leherku membesar, rambutku
acak-acakan, tanganku memerah penuh darah. Aku tersenyum. Kemudian tertawa
selebar-lebarnya. Suaraku mendengung hingga kepelosok kelas. Siapa yang
mendengar? Tidak ada. Kemudian aku berjalan menuju cermin di samping panggung
teater. Kulihat diriku bagaikan seorang remaja psikopat yang gila. Ku lepaskan
golokku dari tangan kiriku. Ku pegang rambut ku yang acak-acakan. Ku genggam
pisau itu dan ku arahkan tepat ke leherku. Aku tertawa, dan, *jleeebb*..
Tertulis di media massa,
“ Seorang
remaja gila yang membunuh seluruh warga sekolah dengan menggunakan belati. Di
duga remaja ini mengalami sakit jiwa sebelum ia bunuh diri tepat di depan
cermin.”
Tertulis di buku harian, bagian akhir
yang terpotong,
“ kemudian
aku, keluar dari ruang itu. Dan memotong kepalaku sendiri. Itulah hal yang
paling aku suka.
Ttd
Gilang
Pratama “
Buku harian itu menghilang. Hampir 3 bulan
lamanya polisi setempat mencari barang bukti, namun hasilnya nihil.
Kemungkinan, buku harian itu kini ada di sekolah kalian.
END
Karya Muhammad Imam Saputra
Sabtu, 08 Februari 2014
L.O.V.E ??
Assalamualaikum.
Pukul 23:15 WIB
Yooo.. nge-post lagi ni. Terima kasih banyak kepada
kalian semua yang selalu ngikutin post-post yang banyak gak jelasnya. Hehe..
Okedeh, langsung aja ya. Kita bahas sesuatu yang
menarik, mungkin ini termasuk pengalaman kalian, mungkin juga bisa dijadikan
pelajaran.
Dari dulu kayanya belum kelar-kelar emang cerita
cinta kehidupan ku. Mungkin saja Tuhan menginginkan untuk terus belajar memaknai
cinta. Apa itu cinta? Kebanyakan orang pasti tahunya Love is Cinta (korban
film). Yah penafsiran cinta kan berbeda setiap orang setidaknya setiap orang
itu pun merasakan cinta. Cinta cinta mulu, makan tuh cinta. Ahaha ungkapan yang
bagus bagi mereka yang sudah bosan, atau trauma atau saja sakit karena cinta. Pliisss
deeehh (anak alay)
Cinta jangan dijadikan kambing hitam, ataupun jangan
membenci cinta. Sudah jelas-jelas cinta itu adalah salah satu sifat sang segala
MAHA. ALLAH SWT. Cinta itu suci, cinta itu murni dan bersih. Nah manusianya tuh
yang sering salah mempergunakan cintanya. Kalau mungkin saya analogikan (sok
ilmiah) cinta itu seperti gelas. Gelas itu murni akan makin murni dan bersih
jika di tuangkan air putih (bening) , akan berwarna putih jika dituangkan susu,
akan berwarna oranye jika dituangkan air jeruk, akan berwarna hitam jika
dituangkan aspal, akan berwarna abu kecoklatan jika dituangkan air comberan. Nah
sudah ngerti kan? Air apa yang kalian tuangkan?
Seringkali juga kita selalu mendengar aku cinta kamu
karena Allah. Duh duh kalau cinta karena
Allah kalian enggak pacaran kali. :p . kalau kalian mencintainya karena
Allah, maka kalian harus menjaganya, menghormatinya, menghargainya,
mengajarinya agama, menuntunnya ke jalan yang lurus, jalan Allah. Jika sudah
siap nikahi saja. Lah ... kan pacaran itu Cuma STATUS biasa, kaya pelajar,
mahasiswa, pegawai negeri, itu kan status. Kita mencintai orang gak perlu
status kan. Kita butuh cinta yang berlandaskan Tuhan. (pengalaman)
Nah, hayoo deh,
mending kita bersama-sama belajar untuk mencintai secara murni dan utuh. Jangan permasalahkan pacaran
atau enggak. Karena cinta itu tentang kamu. Bukan dia atau mereka. Hargai,
jaga, perbaiki diri, pantaskan diri. Jodoh ada ditangan Tuhan, dan kita harus
memantaskan diri untuk mengambil jodoh itu. ATAU pantaskan dirimu dan dirinya
dan mintalah restu Tuhan untuk dijodohkan.
Mungkin bisa bermanfaat buat para remaja yang
labil-labilan. Hehe
Maaf sebelumnya. See ya
Bye.
Wassalam
Langganan:
Postingan (Atom)






